Selasa, 26 Februari 2019

Editorial

Pentingnya Etika dalam Dunia Pendidikan
       

          Zaman sekarang banyak anak yang tidak menghormati orang yang lebih tua. Bahkan guru juga tidak dihormati. Walaupun guru bukan orang tua kita, tapi guru adalah orang yang sangat banyak memberi ilmu kepada kita. Tapi terkadang hanya guru galak yang dihormati oleh para murid. Padahal guru memiliki kedudukan yang sama, sama-sama menyampaikan ilmu kepada murid-muridnya.

         Sekarang banyak sekali berita tentang murid yang melawan kepada guru, bahkan ada yang menganiaya sampai meninggal. Baru saja kemarin-kemarin viral, tepatnya tanggal 2 Februari 2018, seorang anak menganiaya gurunya hingga tewas. Siswa ini tidak memperhatikan gurunya yang sedang mengajar, justru mengganggu temannya yang sedang melukis. Akhirnya siswa ini di tegur oleh gurunya, tapi dia malah makin jadi. Akhirnya, korban menindak siswa itu dengan mencoret pipi pelaku dengan cat lukis. Siswa ini tidak terima dan memukuli korban. Padahal tidak seharusnya murid berbuat seperti ini kepada gurunya. Dan banyak juga vidio siswa viral yang sedang melawan gurunya, murid-murid lainnya pun hanya tertawa melihat kejadian itu, padahal murid tidak sepantasnya melakukan ini kepada guru. 

       Bagaimanapun juga, guru tetap menjadi orang tua kita. Hormatilah gurumu seperti kalian menghormati orang tua kalian. Semoga kejadian seperti ini tidak akan terjadi lagi. 
        
        Jadi etika itu sangat penting di dalam dunia pendidikan karena apabila etika itu tidak ada maka akan hilangnya moral dalam dunia pendidikan dan tidak akan ada lagi yang namanya saling menghormati dan saling menghargai.

Sabtu, 23 Februari 2019

Artikel

Manfaat Daun Sirih Bagi Kesehatan

        Sirih adalah tumbuhan yang tumbuh merambat atau bersandar pada batang pohon lain. Di Indonesia, sirih merupakan flora khas provinsi Kepulauan Riau. Masyarakat Kepulauan Riau sangat menjungjung tinggi budaya upacara memakan daun sirih, khususnya saat upacara penyambutan tamu. Daun sirih juga sangat vermanfaat bagi kesehatan, diantaranya:

1. Obat luka/luka bakar
Daun sirih sangat ampuh untuk menyembuhkan luka. Caranya dengan menumbuk 2-5 lembar daun sirih, secukupnya saja. Setelah di tumbuk oleskan pada kulit yang terkena luka secara rutin dua kali sehari.

2. Obat radang tenggorokan
Rebus 4-5 daun sirih dalam 2 gelas air. Setelah di rebus, minum rebusan tersebut secara rutin 2-3 kali sehari.

3. Obat batuk
Selain bisa mengobati radang tenggorokan, daun sirih juga bisa mengobati batuk. Rebus 4-5 daun sirih merah dalam 2 gelas air. Setelah itu, minum rebusan air tersebut 2 kali sehari secara teratur.

4. Menghentikan mimisan
Ini cara yang mudah untuk menghentikan mimisan. Hanya dengan selembar dua lembar sirih, mimisan akan segera berhenti. Caranya, gulungkan satu lembar daun sirih, lalu masukan ke dalam lubang hidung yang mimisan.

5. Menghilangkan jerawat
Jerawat sering sekali timbul di wajah, apalagi anak remaja atau orang dewasa. Daun sirih juga bisa menghilangkan jerawat yang ada di muka maupun di   punggung. Rebus daun sirih secukupnya, kemudian celupkan handuk ke dalam rebusan sirih, lalu usap ke wajah yang sudah dibersihkan sebelumnya. Lakukan proses ini minimal 2 kali sehari. Dan masih banyak lagi manfaat dari daun sirih.

Surat Lamaran Pekerjaan

Surat Lamaran Pekerjaan

Kuningan, 18 Juli 2018
Perihal: Lamaran Pekerjaan
Kepada Yth
PT SUMBER ABADI
Jln. Cilimus No 18

Dengan hormat, 
          Berdasarkan infromasi yang saya dapat dari media cetak, bahwa perusahaan yang Bapak/Ibu pimpin sedang membutuhkan karyawan. Bersama surat ini, saya ingin melamar pekerjaan di perusahaan yang Bapak/Ibu pimpin. Dengan saya yang bertanda tangan di bawah ini

     Nama: Putri Permatasari
     Tempat/tanggal lahir: Kuningan, 18 Juli 2001
     Agama: Islam
     Jenis kelamin: Perempuan
     Pendidikan: S1 Manajeman
    Alamat: Jln. Caracas No 07 Cilimus Kuningan

          Sebagai bahan pertimbangan Bapak/Ibu, bersama ini saya lampirkan berkas-berkas yang dapat mendukung kualifikasi saya, diantaranya:

  • Daftar riwayt hidup
  • Pas foto 4x6 berwarna
  • Foto kopi ijazah sekolah
  • Foto kopi Kartu Tanda Penduduk (KTP) 
  • Foto kopi Kartu Keluarga (KK) 
  • Foto kopi Surat Keterangan Catatan Kriminal (SKCK) 


          Demikian surat lamaran pekerjaan ini saya buat, besar harapan saya untuk dapat bergabung di perusahaan yang Bapak/Ibu pimpin. Atas perhatiannya saya ucapkan terimakasih. 


Hormat saya, 


Putri Permatasari

Cerpen

Masa Kecil


          Beberapa tahun yang lalu, seperti biasanya, aku selalu bermain dengam teman-teman seperjuangan masa kecilku. Berbeda dengan sekarang, teman-teman yang dulu selalu ada, sekarang sibuk menata masa depannya masing-masing. Dulu usiaku masih menginjak 9 tahun, belum mengalami masa puber, belum mengerti apa itu cinta, belum mengerti apa itu sin cos dan tan, belum memikirkan tentang masa depan, yang aku pikirkan hanya bagaimana caranya bisa terus bermain tanpa memikirkan beban-beban hidup yang ada, aku hanya ingin bermain, menikmati masa kecilku. Tapi, betapa bodohnya aku waktu dulu, yang mengira bahwa pedaganh ice cream coy adalah penculik anak-anak, orang yang membawa mobil Jeep adalah penculik anak-anak, pengamen adalah penculik anak-anak, aneh memang.
       
          Ternyata masa kecil itu indah ya, lebih indah dari wajah si dia, lebih indah dari Lucinta Luna, apalagi Nurrani.

          Pada suatu hari, seperti biasanya, aku dan teman-temanku sedang bermain. Kami sedang duduk santai di depan rumah temanku. Teman-temanku kebanyakan lebih tua dariku, tapi umur bukanlah penghalang dalam sebuah pertemanan.
     Aku: "Bosen nih, main apa yuk?"
     Sela: "Iya yuk main, lari-larian kek, mamah-mamahan berbi-berbian, terserah                         yang penting main, jangan diem-diem aja"
     Wati: "Gimana kalo main babatekongan aja?" (ituloh permainan semacam petak                      umpe) Kami semua mengangguk setuju.
          Akhirnya kami terbangun dari tempat duduk kami, sibuk mencari patah yang diimpikannya, karena permainan ini hanya bermodalkan patah dan teman-teman:). Setelah mencari patah, Haris membuat lingkaran kecil dan garis lurus yang berjarak sekitar 5 langkah dari lingkaran kecil itu. Semuanya baris di belakang garis itu dan melemparkan patahnya, agar masuk ke dalam lingkaran itu, karena jika jarak patah lebih jauh dari lingkaran itu, maka dialah yang jaga. "Patahku bagus nih, aku pasti bisa melemparkannya masuk ke dalam lingkaran itu" kata Salma. Mendengar perkataan Salma tadi, aku jadi tidak percaya diri, karena patah yang aku dapat, tidak seperti yang aku impikan. "Brukkkk" (suara patah) ternyata patahku jaraknya tidak jauh dari lingkaran itu. Setelah semuanya melemparkan patahnya, ternyata yang jaga adalah Salma yang tadi sangat bangga dengan patahnya itu. Sebagus-bagusnya patah tidak akan menang tanpa adanya teknik yang kuat:). Dari sini saya belajar, janganlah terlalu optimis dalam menkalankan sesuatu tanpa disertai doa dan usaha, karena hasilnya belum tentu sesuai dengan apa yang kita pikirkan, intinya tetaplah berdoa dan berusaha. Dan janganlah sombong dengan apa yang kita miliki, karena semua itu hanya titipan, karena sesungghnya Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong. Salma hanya bisa pasrah menikmati nasibnya mencari teman-temannya sambil menjaga patah-patah yang bertumpuk itu agar tidak terjatuh. Kami semua bersembunyi, ada yang bersembunyi di pohon, di balik tembok, di semak-semak, bahkan ada yang pulang ke rumahnya. Setelah beberapa lama, akhirnya Salma bisa menemukan teman-temannya. Alhamdulillah. Kami bermain lagi, dan kini giliran Wati yang jaga, tetapi Wati kelihatannya kesulitan untuk mencari teman-temannya, tanpa disadari Wati meneteskan air matanya, kami semua datang menghampiri Wati. "Yaudah aku aja yang jaga" Kataku kepada teman-temanku. Dan disinilah aku merasa lebih hebat dari Spiderman, tapi aku ingat, sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong. Setelah lama bermain, kami semua duduk kembali di depan rumah temanku, menghirup udara segar sambil menikmati indahnya langit di siang hari. Siang itu, tepatnya pukul 13:00, matahari sangat terik, hingga membuat mata kami sipit-sipit tidak jelas:). Tapi aku tidak peduli, seterik apapun aku harus tetap bermain, inilah yang membuat kulitku kurang cerah sampai sekarang, karena terlalu bersemangat untuk bermain.

          Siang itu kami merasa bosan, ingin melanjutkan bermain, tapi kami sangat lelah. Tiba-tiba perutku lapar dan ingin makan yang segar segar.
     Aku: "Minta belimbing yuk ke Pak Hasan"
     Sekar: "Boleh"
     Aku: "Nanti kamu yang izin ya" pintaku kepada Sekar
     Sekar: "Desi aja"
     Wati: "Izin bareng-bareng"
     Aku: "Yaudah iya"
          Sesampainya di rumah Pak Hasan, kami semua meminta izin, dan alhamdulillah kita boleh mengambil belimbing miliknya. Aku dan teman-temanku sangat semangat menaiki pohon tersebut. Aku melihat ada belimbing yang sangat segar, yang memaksaku untuk mengambilnya. Tapi untuk mengambil belimbing tersebut, butuh konsentrasi dan tenaga yang kuat. Aku meminta bantuan kepada temanku "Wati, tolong ambilin belimbing itu dong" pintaku. "itu jauh, aku gabisa ngambilnya, takut jatuh" "Yahhhhh payah" kataku mengejek. "Kamu jangan coba-coba ngambil, masih banyak belimbing yang lain, lagian rantingnya juga udah hampir patah". Baru ranting yang hampir patah, bukan hati:v
     Desi: "Daks, menta palastik atulah"
     Aku: "Pulung tuh pulung di bawah" Desipun turun mengambil plastik untuk menaruh belimbing yang diambilnya tadi. Aku masih menatapi belimbing tersebut, bagaimanapun caranya, aku harus bisa mengambilnya. Ternyata kali ini belimbing lebih menarik daripada si dia:). Dengan nekadnya kakiku melangkah maju mendekati belimbing itu, dan alhasil belimbingku dapat, akupuh dibawah tergeletak. Teman-temanku panik, tapi aku biasa saja, aku hanya meneteskan air mata sambil memanggil mamahku. Teman-temanku langsung membawaku pulang, aku bersikap so kuat di depan mamahku, padahal sebenarnya aku rapuh. Aku masuk ke dalam meninggalkan teman-temanku, dan Wati menceritakan kejadian itu kepada temanku.
          Keesokannya, aku sudah sehat dan bermain seperti biasanya bersama teman-temanku. Belajarlah dari kejadian ini, tetaplah berusaha untuk mendapatkan apa yang kita inginkan, jatuh bangun lagi, gagal coba lagi, karena hidup tidak selalu di bawah.